GSC 2018

Pada 5-10 November, HMTG “GEA” ITB berhasil mengadakan lomba geologi internasional yang bertemakan Renewable Energy Breakthrough bernama Geology Student Competition. Tema tersebut berangkat dari latar belakang energi terbarukan yang diperlukan seiring dengan berkurangnya suplai energi dan semakin bertambahnya kebutuhan manusia. Energi terbarukan memiliki sifat rendah emisi dan sustainable. Geologi memiliki peran penting dalam eksplorasi dan eksploitasi energi terbarukan. Pemahaman geologi yang baik dapat memunculkan inovasi-inovasi untuk eksplorasi dan eksploitasi energi terbarukan. Penerapan ilmu yang diperoleh selama menjadi mahasiswa merupakan salah satu langkah dalam mewujudkan sinergi ilmu dan teknologi tersebut.

Rangkaian GSC sendiri terdiri dari pre event Fieldtrip ke Geo Dipa Patuha Geothermal. Kemudian cabang yang di perlombakan yaitu Case Study Competition dan Smart Competition. Case Study Competition merupakan lomba yang menguji kemampuan eksplorasi khususnya geothermal para peserta baik pengambilan data ke lapangan hingga menganalisa dari data yang diberikan. Sedangkan lomba Smart Competition menguji kemampuan peserta menjawab pertanyaan secara cepat dan tepat. Akhir dari acara kita tutup dengan International Seminar dengan tema Integrated Geothermal Exploration and Exploitation to Fulfill Indonesia’s Energy Demand.

Peserta yang berpartisipasi dalam perlombaan ini berasal dari universitas yang ada di Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Mahasiswa yang mengikuti berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sumatera, Institut Teknologi Bandung, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjajaran, Universitas Jendral Soedirman, Universitas Sriwijaya, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Universitas Pertamina, Universitas Diponegoro, Institut Sains & Teknologi Akprind, Khon Kaen University, dan Universiti Malaysia Kelantan.

Sebetulnya sejak tahun 2008, HMTG “GEA” ITB telah menyelenggarakan kegiatan untuk mengasah mahasiswa kebumian dalam berkembang dan berprestasi di bidang keilmuan geologi di Indonesia. Kegiatan tersebut dituangkan dalam suatu acara perlombaan yang dikhususkan di bidang geologi bernama Geology Student Competition. Sebagai mana sebelumnya, acara tahun ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa geoscience untuk berperan dan berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan, juga untuk mengenalkan pengetahuan geologi tentang energi terbarukan kepada masyarakat.IMG_9478

Wisuda Juli HMTG “GEA” ITB 2018

Wisudawan Juli HMTG “GEA” ITB

Selamat menempuh jenjang berikutnya dalam hidup brur! Kami, GEA, merasa bangga memiliki 13 wisudawan terbaik Indonesia di bulan Juli 2018 ini! Terus berkarya dan besarkan nama GEA brur!

Terima kasih telah memberi warna dan kesan di GEA, terkhusus untuk semua jasa yang kalian berikan.

Terima kasih sebesar-besarnya untuk hari-hari yang indah bersama, Congraduation!

Congraduation 1

congraduation 2

1532940286443

Video After Movie Wisuda Juli HMTG “GEA” ITB 2018

Kopi Sore

213658 Jumat, tanggal 4 Mei 2018, telah diadakan acara Kopi Sore di Ruang Hilmi Panigoro di Institut Teknologi Bandung. Acara Kopi Sore yang diadakan oleh HMTG “GEA” ITB merupakan suatu kegiatan dengan mengundang tamu yaitu alumni Teknik Geologi ITB dimana beliau bisa menyampaikan atau berbagi pengalaman berharga mereka kepada massa HMTG “GEA” ITB. Acara ini bertujuan untuk menjalin silahturahmi antara massa HMTG “GEA” ITB dengan alumni Teknik Geologi ITB. Selain itu, acara ini juga bisa menjadi sarana bertukar pikiran akan fenomena yang terjada baik di masa lalu dan sekarang antara massa HMTG “GEA” ITB dengan alumni Teknik Geologi ITB. Acara Kopi Sore pada 4 Mei 2018 membawa topik “pengalaman dalam berorganisasi”. Tamu alumni yang terundang merupakan Bapak Teddy Kardin. Beliau merupakan GEA 1971 yang memiliki pengalaman yang unik di sepanjang hidupnya seperti menjadi orang sipil yang terlibat dalam operasi militer yang sangat rahasia. Tidak hanya itu, beliau juga sangat ahli dalam membuat senjata pisau dan sudah sangat terkenal pada skala nasional maupun internasional seperti digunakan oleh angkatan bersenjata Amerika dan Yordania. Pada acara Kopi Sore ini, beliau dengan antusias bercerita mengenai pengalamannya terutama pada pengalaman yangberhubungan dengan dunia militer. Pada saat itu, Massa HMTG “GEA” ITB sangat tertarik menyimak pengalaman beliau yang tidak biasa. Setelah beliau bercerita mengenai pengalamannya, terdapat banyak sekali pertanyaan ayng muncul dari massa HMTG “GEA” ITB. Semuanya dijawab dengan baik oleh Pak Teddy Kardin. Setelah itu, untuk menutup acara Kopi Sore yang seru ini, Sayid Reihan selaku Ketua Himpunan HMTG “GEA” ITB memberikan sebuah bingkisan kepada Teddy Kardin. Kemudian acara ini ditutup dengan foto bersama seluruh individu yang hadir di acara tersebut. Semoga pengalaman dan semangat yang disalurkan Pak Teddy Kardin pada hari itu bisa memantik semangat masyarakat muda untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.