GEA di Masa Pandemi, Sudut pandang Kahim

Muhammad Faiz Azka Siregar (Ketua Umum BPH HMTG "GEA" ITB 2021/2022)

Assalamualaikum wr wb, salam sejahtera bagi kita semua brur dan bruri.

Halo brur! Gimana kabarnya brur? Semoga selalu dalam keadaan sehat selalu brur. Perkenalkan nama saya Muhammad Faiz Azka Siregar, biasa dipanggil Azka brur. Usia saya saat menulis artikel ini adalah 20 tahun. Alhamdulillah, saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Umum BPH HMTG “GEA” ITB periode 2021/2022.

Ya brurr memang benar kata orang-orang saat ini kita sedang menghadapi sebuah pandemi brur, dunia sudah digunjang sejak 2019 kemarin. Ya saya menulis ini pada tahun 2021, disini izinkan saya untuk menceritakan beragam perjuangan keluarga kami yaitu GEA dari dimana pandemi ini bermula. Awalnya, semua terasa baik-baik saja, kami semua menjalankan kegiatan berhimpun dan belajar seperti biasanya. Namun, sejak kepengurusan 2020/2021 semua berubah total, kami belum pernah merasakan hal ini sebelumnya. Angkatan 2017 yang memimpin saat itu harus memutar balikkan otak untuk mencari cara terbaik demi menyelamatkan himpunan.

Saat ini kepengurusan telah berganti, terhitung sejak Februari 2021 kami menjalankan musyawarah kerja untuk badan perlengkapan 2021/2022. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencari metode dan memperbaiki segala kekurangan dan mempertahankan segala kelebihan yang telah berlangsung kemarin, memulai sesuatu yang baru disebuah kondisi yang baru memang menjadi sebuah tantangan. Kami mencoba untuk mencari cara agar bisa menggapai suatu tujuan lebih baik lagi dikala pandemi ini.

Salah satu metode baru yang kami gunakan saat ini adalah OKR (Objective Key Result) yang memiliki fungsi untuk membuat strategi lebih terarah dan mencapai tujuan selama keberlangsungannya. Hal ini sangat berdampak dan kami dapat mengetahui kondisi massa GEA dan bagaimana progress kami untuk menjawab tujuan tersebut. Selain itu pola pikir Golden Circle juga turut di tanamkan, dengan memperhatikan aspek “Kenapa?” dalam setiap kegiatan berhimpun yang kami sajikan agar nantinya dapat diketahui massa secara luas.

Berhimpun disaat pandemi bukanlah suatu masalah, banyak sekali benefit yang kami dapatkan saat berhimpun dikala pandemi. Salah satunya dapat mengundang massa dengan jangkauan yang sangat luas, meningkatkan exposure pada social media, dan beragam benefit lainnya. Tentunya, seluruh metode yang kami coba kembangkan saat ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya anggota yang kami miliki agar terus bergerak secara progesif. Kegiatan-kegiatan melapang juga kami sajikan secara daring, termasuk Kuliah Lapangan Karang Sambung Angkatan 2017 dan 2018. Ya memang sense sebagai seorang Geologist tidaklah sah jika ia tidak menjumpai batuan secara langsung. Namun, demi menjawab tantangan tersebut kami harus beradaptasi menggunakan beragam teknologi yang ada untuk membuat secara online.

Dari segi kaderisasi juga demikian, inisiasi yang dilaksanakan juga dilaksanakan secara daring. Namun, tentunya tetap mempertahankan nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam inisiasi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga demikan brur, Geohumanism saat ini dilaksanakan secara daring dan saat ini kami berupaya untuk memberikan bantuan yang kami coba selaraskan dengan kondisi saat ini yaitu memberikan bantuan-bantuan bagi warga yang terdampak pandemi.

Budaya, nilai-nilai, dan juga azas HMTG “GEA” ITB tidak boleh luntur sampai kapanpun. Disaat semua situasi sudah Kembali normal, kami bertanggung jawab dalam mempertahankan budaya, nilai dan azas tersebut kepada adik-adik kami nantinya agar tetap bertahan hingga akhir nanti.

Lebih dan kurang mohon maaf brur, saya mewakili rekan-rekan seperjuangan anggota biasa HMTG “GEA” ITB yang aktif saat ini. saya menulis ini memohon segala doa dan juga dukungan untuk GEA yang menguasai dunia.

Suarakan dengan lantang untuk GEA yang lebih baik 123 GEA!!!

Penulis : Muhammad Faiz Azka Siregar (12018031)

Editor : Bidang Medkominfo HMTG “GEA” ITB 2021