Catatan Perjalanan GX ke Gn. Ciremai

Categories GEA Explorer, Kegiatan

by: Selvia Novianty (Ketua GX)

UTS, Tugas besar, Praktikum Geostruk, Praktikum Getek…….

Penat berkepanjangan kali brur GEA di bulan Maret kemarin. Mengingat akan hal tersebut, dan keinginan beberapa massa GEA Mencetuskan untuk mendaki Gunung Ciremai sebagai pelampiasan penat kami. Get a life lah bruuurr!

explore

Setelah beberapa hari mengumpulkan pasukan, akhirnya terkumpulah 7 brur dan 5 bruri, pasukan anti wacana beranggotakan 12 orang: Epi, Randy, Cindy, M. Rizky, Febby, Sarah, Nanda, Revaz, Naufal, Ongga, Tito, dan Reni. Sebenernya ada 3 jalur untuk mencapai puncak: Palutungan, Apuy, Linggarjati. Untuk pendakian kali ini kami memilih Jalur Apuy

Jumat, 3 April 2015

[Bandung – Pos 1 Bumi Perkemahan Berod]

Pagi itu kami sepakat untuk kumpul di himpunan jam 11, lalu belanja persediaan sedikit sampai 2.45 baru pergi.

persiapan
Persiapan dari kampus

Kami ber-12 menuju lapangan Sipil karena mau naik angkot ke poolnya Elf yang menuju Cikijing, disana menunggu Cindytami yang telat (ehem) juga sampai, akhirnya kami menyarter angkot ke Pagarsih dengan biaya Rp.5000,00 per orangnya.

persiapan2
Jalan dari kampus
Angkot2
Ini di angkot padet juga Brur

Perjalanan dari sipil ke Pagarsih memakan waktu 20 menit, diturunkanlah kami ke poolnya. Terjadi sedikit miskom antara supir angkot dan tempat dimana kami diturunkan. Ternyata ada 2 pool elf, sebenernya kami harus naik elf dengan pool rukun wargi tapi kami diturunkan di poolnya buhe jaya, alhasil kami menunggu hampir 2 jam untuk naik elf ke Cikijing.

Perjalanan
Menunggu hujan reda

Perjalanan2

Yap, jam 5.26 akhirnya kami semua berangkat, dengan carrier basah kehujanan. Tujuan kami kali ini rute elf Bandung-Cikijing dari Jalan Pagarsih menuju Terminal Maja di Kab. Majalengka. Harganya Rp35.000 saja brur, tapi harusnya lebih murah, karena kita pake carrier dan cem anak kuliahan gitu jadi dimahalin, padahal bisa saja hanya Rp30.000.

Setelah melewati jalanan yang harusnya padat oleh kendaraan karena long weekend tapi ternyata kosong sampe elf bisa ngebut, akhirnya kami sampai di terminal Maja, sebuah kecamatan di Kabupaten Majalengka pukul 20.30. Disana kami langsung ditawari pick up dengan harga cukup mahal, dan akhirnya setelah ditawar kami merogoh kocek Rp 20.000,00 untuk sampe Pos 1.

Pickup2
Di atas pick-up

Karena pick upnya selip, kami diturunkan kira-kira 500 meter sebelum bumi Perkemahan Berod, akhirnya kami pun jalan. Waktu menunjukkan pukul 22.01 pada saat itu.

Pickup3

Malam nan dingin menyambut kami di perkemahan Berod, kami langsung mencari space yang agak luas untuk membuat tenda. Setelah itu kami mengurusi perizinan untuk retribusi dan asuransi sebesar Rp 33.000,00 tidak ada sesuatu yang perlu disiapkan lebih dulu, kita tinggal mengisi simaksi dan buku tamu yang sudah disediakan di sana dan simaksinya tidak boleh hilang untuk laporan kalau sudah turun nanti. Dan disini kita janjian dengan Ghalih GEA’11 sang warlok yang dengan baik hati meminjamkan kami tenda. Sayangnya tidak sempet foto-foto sama Ghalih.

Di buper berod fasilitasnya sudah cukup lengkap, ada mushola, toilet, sekitar 4 – 5 warung yang menjual mulai nasi ayam, indomie, kopi, minuman minuman dan segala kebutuhan perut.

Lalu kami mendirikan tenda, dibantu ghalih juga, dan memasak masakan ala italia pada saat itu :)

Masak

Setelah makan kami memutuskan untuk tidur, mengingat bahwa besok kami perlu tenaga untuk mendaki, dan waktu juga sudah sangat malam, pada saat itu waktu menunjukan pukul 01.00 pagi.

 

Sabtu, 4 April 2015

[Buper Berod – Blok Arban – Tegal Wasawa – Tegal Jamuju – Sanghyang Rangkah]

Masakpagi

Pendakian dimulai sekitar jam 08.15 menuju pos – pos berikutnya. Target kita hari ini adalah camp di pos 5, karena pos 6 terlalu jauh untuk dijangkau dalam 1 hari.

 

Pemanasan
Sebelum dimulai, kami melakukan pemanasan dulu

 

Setelah pemanasan, akhirnya kami berang berang keselek sikat.

persiapanmendaki

Dari Pos 1Berod menuju Pos 2 Arban jalanan masih tergolong datar, kita hanya jalan sekitar 30 menit untuk sampai pos 2.

pendakian

Pos 2
Pos 2

Setelah pos 2, kita akan mulai memasuki hutan tropis selayaknya gunung – gunung di pulau jawa. Dari pos 2 ke pos 3 ini jaraknya cukup jauh dan jalanan mulai menanjak. Diantara pos 2 dan 3 juga terdapat pos bayangan, mungkin karena jaraknya terlalu jauh. Dari pos 3 sudah mulai turun kabut.

pos4-5

Diantara pos 4 dan pos 5 kami seringkali kesusahan karena ada jalur yang amat licin dan susah untuk dipanjat. Kita harus merangkak bak laba – laba biar selamat, alhasil dikit – dikit maju kita mundur beberapa langkah -___-.

Dengan badan sedikit gemetaran karena dingin, saya dan teman – teman membuat tenda.  Sampai akhirnya hujan berhenti dan matahari muncul sedikit menghangatkan badan kami.

Tersangka jalur perosotan
Tersangka jalur “perosotan”

Malam kami habiskan waktu untuk makan lalu membereskan barang – barang dalam tenda agar posisi tidur kami nyaman dan enak buat istirahat karena kita akan berangkat besok jam 3 pagi untuk summit attack!

Minggu, 5 April 2014

[Sanghyang Rangkah – Goa Walet – Puncak Ciremai! – Pulang]

Rintikan air yang membasahi tenda kami, suara tiupan angin yang menembus pepohonan, hitam malam berubah menjadi biru tanda fajar sudah tiba. Kami semua terbangun dari mimpi dan bergegas menuju mushola untuk subuh. Dinginnya air membuat nyawa kami kembali seutuhnya dari alam mimpi. Dan kami siap menjalani pendakian hari ini

Udara dingin diluar membuat kami agak enggan untuk keluar tenda. Kami mempersiapkan bekal ke atas sambil mengunyah roti dan snack sisa semalam untuk sedikit tambahan energi di pagi hari. Kami berangkat dari pos 5 jam 03.30 dan memulai pendakian super menanjak menuju goa walet dan puncak. Summit attack ini kami jalani dengan santai karena banyak dari kami mulai kelelahan. Trek dari pos 5 sampe puncak sudah bukan hutan lagi, melainkan hanya semak belukar saja dan di sepanjang perjalanan pasti akan tercium bau belerang. Sayangnya, sunrise tidak kami dapatkan waktu di puncak, cahaya oranye terlihat di timur saat kami sudah berada di dekat persimpangan apuy-palutungan dan tertutup mendung. Cindy, naufal dan saya mengambil air di goa walet untuk persediaan di puncak. Jalanan berbatu mendominasi jalur dari goa walet sampai ke puncak.

Dan akhirnya kaki ini menapakkan dirinya di tanah tertinggi jawa barat sekitar jam 06.00!

Tiupan angin dengan bau belerangnya menyambar muka, pandangan langsung mengarah ke matahari yang baru saja bersinar pagi ini. Kawah yang masih diselimuti kabut terlihat bak sebuah mangkuk raksasa berisi asap. Gumpalan awan berlarian mengejar cahaya matahari, dan di belakang, tanah jawa barat terbentang luas. Saya melihat kembali samudera awan di sebelah kanan, dan di bibir kawah ini rasanya ingin berdiam diri sejenak hanya untuk menikmati rasa dari tanah tertinggi jawa barat ini, 3078 meter diatas permukaan laut walaupun tertutup cuaca mendung.

Puncak Puncak2 Puncak3 Puncak4

Setelah cukup lama kita foto – foto sambil menikmati keindahan puncak, akhirnya kami turun kembali menuju pos 5 dari jam 08.30 dan sampai di pos 5 pada pukul 08.15, lalu kami siap siap pulang dan akhirnya pada jam 11 kami langsung turun menuju buper berod.

Perjalanan turun sampai pos ke pos masih biasa saja karena turun jadi lumayan cepat. Semua jalur kembali menjadi licin dan kebanyakan dari kami terpaksa harus menyerodotkan badannya setiap menemukan turunan terjal dan hampir semua turunan disini terjal.. Akhirnya kami sampai di buper berod dengan keadaan kembali lusuh penuh lumpur dan tidak keren, dan sebagian dari kami langsung mandi, jam menunjukan pukul 13.24.

Dari buper berod kami menunggu pick up yang akan membawa kami menuju terminal maja sambil membeli mie di warung, dan mengembalikan tenda ghalih, akhinya kami turun di terminal maja.

Di terminal maja ini ada sedikit gangguan karena pada saat itu hari minggu, elf relatif penuh dan akhirnya kami terpaksa menaiki elf ke kadipaten dengan biaya Rp10.000 dan di Kadipaten kami melanjutkan perjalanan dengan menaiki elf yang kami tawar hanya sampai Rp30.000 padahalnya bisa Rp25.000 namun karena kami terlihat “mahasiswa” jadi dimahalkan, akhirnya kami pulang dan perjalanan macet di Cadas Pangeran, Sarah turun duluan di Tanjungsari Sumedang. Sisanya langsung menuju Bandung, kebanyakan dari kami tertidur. Pada pukul 22.02 kami tiba di Terimnal Caheum, berkenalan dengan mahasiswa dari politeknik manufaktur, kami berpisah rombongan dan langsung menaiki angkot carteran dengan harga Rp4.000.00 untuk sampai di pintu SR.

Dan begitulah berjalanan asik kami,

sampai jumpa di perjalanan berikutnya.

 

Beberapa Informasi Penting Pendakian Ciremai via Apuy

Gunung Ciremai terletak di tiga kabupaten di Jawa Barat, yaitu Kab. Cirebon, Kab. Majalengka, dan Kab. Kuningan. Memiliki ketinggian 3.078 mdpl merupakan gunung tertinggi di Provinsi Jawa Barat. Ciremai memiliki 3 jalur resmi yaitu Jalur Apuy yang terletak di Majalengka, Jalur Palutungan, dan Jalur Linggarjati yang terletak di Kuningan. Kini Gunung Ciremai dikelola oleh Taman Nasional Gunung Ciremai.

A. Transportasi dari Bandung

Keberangkatan
Sipil-Pagarsih

Pagarsih – Term. MajaAngkot

Elf Bandung – CikijingRp5.000,00/orang

Rp 35.000,00/orangTerm. Maja – Pos 1 Buper BerodPick UpRp 20.000,00/orangKepulanganPos 1 Buper Berod – Term. Maja

Term. Maja KadipatenPick Up

Elf Maja-KadipatenRp 20.000,00/orang

Rp10.000.00/orangKadipaten – Term. Leuwi Panjang

AngkotElf Cikijing – Term. Caheum

Term. Caheum-SRRp 30.000,00/orang

Rp4.000,00/orang

B. Perizinan

Perizinan bisa dilakukan di Desa Apuy atau di Pos 1 Berod, biaya perizinan Rp 33.000,00 sudah termasuk retribusi dan asuransi . tidak perlu membawa persyaratan apapun, tinggal mengisi buku tamu dan simaksi yang sudah disediakan.

C. Lama Pendakian

DurasiLokasi
30 menitPos 1 Buper Berod – Pos 2 Blok Arban
2 jamPos 2 Blok Arban – Pos 3 Tegal Wasawa
1,5 JamPos 3 Tegal Wasawa – Pos 4 Tegal Jamuju
1 jamPos 4 Tegal Jamuju – Pos 5 Sanghyang Rangkah
1 jamPos 5 Sanghyang Rangkah – Pos 6 Goa Walet
45 menitPos 6 Goa Walet – Puncak Ciremai
Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi "GEA" ITB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *