“Yuk, Belajar Mapping!”

Categories Artikel, Kegiatan, Keprofesian, Lapangan

faisal2

Berbicara dengan geologi, tidak akan lepas dengan lapangan. Lapangan sudah menjadi rumah kedua bagi seorang geologist. Untuk lebih memahami lapangan, pada awal semester genap 2013/2014 tepatnya pada hari Senin, 20 Januari 2014, mahasiswa Teknik Geologi ITB mengadakan kegiatan lapangan. Kegiatan ini diinisoasi oleh Departemen Lapangan HMTG “GEA” ITB.

Kegiatan lapangan yang dilakukan meliputi deskripsi singkapan, melihat objek geologi, dan orientasi lapangan. Kegiatan lapangan ini diawali dengan kegiatan pra-lapangan yang dilaksanakan sehari sebelumnya. Kegiatan pra-lapangan ini berisi diskusi mengenai manajemen lapangan sekaligus menentukan lokasi observasi. Kegiatan pra-lapangan meliputi analisis geologi regional, analisis peta kontur, dan tren kontur terhadap kedudukan lapisan. Lokasi observasi yang ditentukan adalah Padalarang. Padalarang merupakan lokasi yang sudah tidak asing lagi bagi mahasiswa Teknik Geologi ITB.

Pada hari-H, kegiatan diawali dengan persiapan alat dan pengumpulan peserta. Peserta menuju lokasi dengan menggunakan keretaapi. Jumlah peserta yang ikut serta dalam kegiatan ini berjumlah 21 orang. Peserta mencapai lokasi pada pukul 08.00 WIB. Setelah itu peserta melakukan briefing, pembagian alat, pembagian kelompok, dan dilanjutkan dengan mencari objek geologi di sepanjang sungai, tebing, maupun pada daerah pertambangan.

Materi yang dipelajari pada kegiatan kali ini adalah membedakan singkapan batuan dengan bongkah, dan mengenai orientasi medan. Selain itu dari pengalaman di lapangan kali ini peserta dapat membuktikan bahwa tren dari pola kontur menggambarkan kedudukan lapisan. Selain itu, peserta belajar membuat lintasan geologi di sepanjang sungai Cibogo, Padalarang. Berdasarkan referensi pada peta geologi lembar Cianjur (Sudjatmiko, 1972) lintasan geologi yang dikunjungi adalah formasi Cibogo yang merupakan hasil endapan sistem turbidit.

Kegiatan lapangan yang dilakukan berlangsung selama lima jam. Setelah itu peserta ishoma serta melakukan evaluasi mengenai kegiatan yang telah dilakukan. Peserta kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke Bandung dengan transportasi keretaapi. Kegiatan lapangan memang bukanlah kegiatan yang cukup menyenangkan bagi beberapa orang pada umumnya. Tapi bagi seorang geologist, kegiatan lapangan merupakan bagian dari hidupnya. Dan bukan suatu hal yang baik bagi seseorang, ketika dia menyisihkan bagian hidupnya tersebut.

Faisal Siddiq

Kepala Departemen Lapangan

HMTG “GEA” ITB

Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi "GEA" ITB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *