GEA di Bulan Juni 2017

Buka Bersama GEA, 1 Juni 2017

Alhamdulillah Buka Bersama GEA dilaksanakan sederhana di himpunan tercinta. Pada pukul 16.00 massa GEA sudah berkumpul di himpunan untuk main PES ataupun hanya sekedar nongkrong dan ngobrol bersama. Adapula massa GEA yang menyiapkan dan menghidangkan takjil. Takjil pada bukber GEA kali ini merupakan hasil sumbangan dari beberapa massa GEA mulai dari gorengan, martabak, sampai puding. Ada pula es buah yang dibuat sendiri oleh Massa GEA yang tidak diduga teryata berbakat dalam membuat es buah. Pukul 17.30 himpunan sudah ramai. Kurang lebih terdapat 40 massa GEA telah hadir, dimulai dari angkatan 2011 hingga 2014 yang ikut meramaikan. Adzan pun berkumandang, dalam hitungan menit gorengan yang dihidangkan sekejab ludes oleh massa GEA yang benar-benar ingin menyegerakan dalam berbuka puasa. Pukul 18.30 makanan di himpunan sudah habis dan massa GEA bergegas untuk melaksanakan Sholat Maghrib. Seusai melaksanakan Sholat Maghrib buka bersama dilanjutkan dengan kegiatan internalisasi lainnya di himpunan.

Deretan takjil yang dihidangkan

Deretan takjil yang dihidangkan pada Bukber

Himpunan yang dipenuhi massa GEA yang mengikuti Bukber

Himpunan yang dipenuhi massa GEA yang mengikuti Bukber

Massa GEA menikmati takjil ketika sudah memasuki waktu berbuka

Massa GEA menikmati takjil ketika sudah memasuki waktu berbuka

Kegiatan internalisasi sembari berbuka

Kegiatan internalisasi sembari berbuka

GEA Mengaji Bareng (GMB), 2 Juni 2017

GMB pada Bulan Juni dimulai dengan membahas bagaimana pelaksanaan Sholat Tarawih yang ada di sekitar bandung; mulai dari biasa, gerakannya tidak cepat dan surat yg dibaca perjuz hingga yang gerakannya sangat cepat (bahkan kurang tuma’ninah) serta surat yg dibaca pendek-pendek.

Berikut merupakan intisari dari bahasan GMB:

Tidak dapat dapat dipungkiri keadaannya sekarang tarawih yang cepat secepat kilat yang dicari, sedangkan yg tuma’ninah ditinggalkan. Ada anggapan bahwa yg penting tarawih meskipun tarawihnya super cepat. Keadaan ini telah dijelaskan di Alquran Surat Fathir ayat 32; terdapat 3 golongan manusia yaitu golongan yg dzalim terhadap dirinya sendiri, golongan pertengahan, dan golongan yg berlomba-lomba dalam kebaikan. Sebisa mungkin kita berusaha menggolongkan diri dalam golongan ketiga yaitu golongan yang berlomba-lomba dalam kebaikan dimana pun kita berada karena InsyaAllah golongan itu yang terbaik di sisi Allah SWT.

Selanjutnya GMB diisi dengan membaca surat An Naba’ ayat 1-16 dan dilanjutkan dengan terjemahannya. Seperti biasa pada GMB, dilakukan koreksi dan penjelasan tajwid serta makhrajnya dari pemateri (Muhammad Saung Penggalih – GEA 14).  Setelah itu dilanjutkan dengan pembahasan tentang kandungannya terutama yang berkaitan dengan penciptaan alam semesta seperti bumi yang dihamparkan, gunung sebagai pasak, membangun tujuh lapis langit, menjadikan pelita yg amat benderang, diturunkan hujan, dan ditumbuhkan tumbuh-tumbuhan. GMB kali ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang diajukan kepada pemateri lalu ditutup dengan doa kafaratul majelis.

GEA Mengaji Bareng yang rutin dilaksanakan di Himpunan

GEA Mengaji Bareng yang rutin dilaksanakan di Himpunan

GEAYO Futsal, 3 Juni 2017

GEAYO Futsal dilaksanakan pada malam hari setelah selesai Sholat Tarawih. Antusiasme massa GEA pada kegiatan ini sangat tinggi, Massa GEA sudah siap di Lapangan Banyu Sport Center atau PDAM sejak pukul 20.30 dengan jadwal lapangan disewa pukul 21.00-23.00. Satu per satu massa GEA mulai berdatangan. Total massa GEA yang mengikuti futsal berjumlah 18 orang. Jumlah yang cukup banyak ketika libur bulan Ramadhan. Massa GEA mulai bermain pukul 21.30 karena ada keterlambatan dari pihak pemesan lapangan sebelum jadwal lapangan kami akibat hujan. Kami pun diizinkan bermain sampai pukul 23.30 oleh pihak lapangan futsal karena keterlambatan tersebut. Kami bermain bergantian tiap 10 menit. Lapangan yang cukup baru untuk GEA karena lapangan futsal ini juga sudah tidak lama mulai dibuka. Luas lapangan ini lebih luas dibandingkan lapangan futsal pada umumnya. Hamparan rumput sintesis yang masih baru dan licin membuat kami harus sedikit beradaptasi. Tak terasa waktu berjalan menunjukkan pukul 23.30, massa GEA segera bergegas keluar lapangan karena sudah ada pihak lain yang menunggu untuk bermain setelah itu. Harga lapangan Rp150.000,00 per jam. Massa GEA melakukan iuran bersama untuk melunasi lapangan tersebut. Seusai pembayaran, massa GEA mengobrol dan becanda sembari membereskan peralatan futsalnya. Tidak lama, massa GEA bergegas pulang karena sudah larut untuk istirahat mempersiapkan puasa di hari selanjutnya.

 

Leave a Reply