Menuju Pesta Kaderisasi

Sedikit lagi pesta yang ditunggu akan datang, siapkah kamu?

Langkah Pertama

Ditandai terpilihnya Ketua Kaderisasi Awal Terpusat (KAT), maka balada pesta kaderisasi terbesar di ITB pun dimulai. Semesta telah memilih, kedua calon menurut saya adalah orang yang luar biasa. Luar biasa dalam artian mereka telah berani berangkat dari mimpi masing-masing dan mengajak seluruh elemen kampus bermimpi bersama. Ada sebuah paradigma yang entah datangnya darimana menyatakan bahwa KAT merupakan ‘setengah nyawa’ dari KM ITB. Saya hanya dapat mengira-ngira bagaimana paradigma tersebut dibentuk, apakah karena KAT merupakan satu-satunya momen kolaborasi nyata semua elemen kampus? Atau karena cerita-cerita legenda KAT jaman baheula yang bila diceritakan selalu membuat kita terkagum-kagum? Menurut saya, KAT memang selalu melahirkan orang-orang hebat di kampus ITB.

Menulis Cerita Baru

Setiap mahasiswa ITB punya pandangan sendiri terhadap KAT. Ada yang memaknainya dengan mendalam, ada pula yang memandangnya hanya sesuatu yang bersifat eventual atau kasarnya sesuatu yang akan segera berlalu. Saya tidak akan mengatakan ada pandangan yang salah karena memang begitulah adanya. Bila saya boleh menawarkan sebuah sintesis, KAT memang sesuatu yang bersifat eventual namun perlu dimaknai secara mendalam. Cerita baru selalu tertulis di tiap KAT, baik untuk mahasiswa baru yang disambut bak raja maupun untuk mereka yang menyelam untuk terlibat di dalamnya.

Unjuk Kehebatan

Ada satu hal yang sangat menarik bagi saya tentang KAT. KAT selalu menjadi sebuah “ring tinju” yang mana setiap lembaga selalu berlomba-lomba untuk menunjukkan kehebatannya. Semua lembaga menyiapkan sambutan terbaiknya demi kesempurnaan di depan makhluk baru yang akan masuk kampus ini. Lalu apakah memang seperti itu adanya? Apakah kampus ini memang tanpa celah? Saya sedikit tersenyum sinis ketika menanyakan pertanyaan ini. Menarik pula bagaimana cerita-cerita legenda KAT yang katanya selalu berhasil melahirkan penggerak KM ITB baik itu berupa sosok Komandan Lapangan sampai Presiden KM ITB.

Sekali Lagi, Kaderisasi

KAT sebagai wadah kaderisasi terbesar di KM ITB sewajarnya mendapat perhatian besar massa kampus. Pernah ada yang berkata pada saya bahwa kaderisasi merupakan nyawa dari kemahasiswaan, apakah benar begitu? Menurut saya pribadi, sebuah kaderisasi dapat dikatakan “utuh” bila mencakup 3 hal yaitu pengembangan diri, penanaman nilai, serta pembiasaan diri. Selain 3 hal tersebut akan lebih baik lagi bila kaderisasi dapat juga mencakup 2 hal yaitu penggalian potensi diri dan “memanusiakan manusia”. Kurang lebih seperti itu yang saya tuliskan baru-baru ini pada esai saya. Saya ingin mengulang sedikit kutipan yang ada pada tulisan pertama saya tentang kaderisasi berjudul “Pabrik Anggota”,

“Dalam kaderisasi, kita bukan seorang kader atau pengkader, melainkan juga adalah keduanya. Sekalipun memilih, hidup dalam tegangan adalah suatu kepastian yang harus disadari dan dijalani. Kehidupan sendiri telah cukup mengajarkan kita untuk bisa hidup dalam tegangan itu. Justru teganganlah yang akhirnya mampu melahirkan kreativitas dan sintesa : rasa, karsa, cipta, dan karya yang memerdekakan.” — Diaz Primadita, Meteorologi 2013, dalam salah satu tulisan kampanye KAT 2016.

Sekarang, tinggal semesta ganesha yang menjawab. Apakah kita siap menyambut pesta kaderisasi ini?

Boni Vasius Rosen — 12015022

Calon Sarjana Kaderisasi

16 Mei 2017

Leave a Reply