GeoHumanism Agustus 2015 : Membantu Pemecahan Masalah Pencemaran Hulu Sungai Citarum

1440352914

Geohumanism merupakan program pengabdian masyarakat kolaboratif yang dicanangkan oleh HMTG “GEA” ITB. Program ini dilaksanakan di bawah proker Departemen Pengabdian Masyarakat dan dilaksanakan satu kali dalam satu semester. Kegiatan kali ini diketuai oleh Firdaus Abdullah Rosyid (12012053). Geohumanism bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu yang didapat di bangku kuliah untuk memecahkan masalah hidrogeologi dan mitigasi bencana di hulu Sungai Citarum, kegiatan ini juga melibatkan badan pemerintah dan masyarakat Tarumajaya.

Geohumanism pertama di tahun ini dilaksanakan pada tanggal 11-12 Agustus lalu, sebanyak 60 orang anggota GEA datang ke Desa Tarumajaya dan live in di rumah warga agar merasakan kehidupan autentik warga Tarumajaya. Selain itu, GEA juga melakukan penyuluhan, survey kondisi Daerah Aliran Sungai Citarum dan pengembangan sistem pengolahan sampah.
Survey DAS dilakukan untuk menganalisis faktor pencemar Sungai Citarum, survey dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif (meliputi intensitas sampah di sungai, kecepatan aliran, volume aliran, dll.) yang hasilnya akan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung untuk membantu penyelesaian masalah pencemaran hulu Sungai Citarum.

Salah satu faktor yang diduga sebagai penyebab pencemar air Sungai Citarum adalah limbah manusia. Kondisi sistem pengolahan sampah di Desa Tarumajaya masih kurang memadai, hasil analisis kondisi menyatakan masyarakat masih sering membuang sampah ke sungai. Melihat kondisi itu, GEA bekerja sama dengan Ikatan Remaja Masjid setempat. Irmas akan bertugas mengelola sistem pengolahan sampah menjadi tiga golongan: sampah pertanian (organic), sampah anorganik komersial (logam, botol, kaca, dsb.), dan sampah anorganik non-komersial (bungkus plastik). Sampah-sampah ini akan dijual ke pasar, sampah organik ke Satdalang, sampah anorganik ke tengkulak, sedangkan sampah anorganik non-komersial diangkut oleh truk pemerintah ke TPS. Selain dapat mengurangi pencemaran oleh limbah, sistem ini juga dapat memberikan keuntungan ekonomi kepada Irmas yang akan mendapat penghasilan dari iuran warga dan hasil penjualan sampah. Besar harapan kami, GEA, agar kegiatan ini dapat bermanfaat secara menerus.

Berikut beberapa dokumentasi kegiatan kami:

Rombongan berangkat dari kampus ITB sore 11 Agustus 2015 dengan bus ITB dan kendaraan pribadi

Rombongan berangkat dari kampus ITB sore 11 Agustus 2015 dengan bus ITB dan kendaraan pribadi

Sampai di Tarumajaya di malam hari, menghadiri pembukaan acara Geohumanism dan makan malam bersama warga di Balai Desa.

Sampai di Tarumajaya di malam hari, menghadiri pembukaan acara Geohumanism dan makan malam bersama warga di Balai Desa.

Briefing pagi oleh kadiv acara Geohumanism, Ferdi '12010

Briefing pagi oleh kadiv acara Geohumanism, Ferdi ‘12010

Salah satu ketua kelompok survey DAS merencanakan perjalanan ke titik-titik pengukuran di anak-anak S. Citarum

Salah satu ketua kelompok survey DAS merencanakan perjalanan ke titik-titik pengukuran di anak-anak S. Citarum

Kelompok survey berangkat ke titik pengamatan

Kelompok survey DAS berangkat ke titik pengamatan

Di salah satu titik pengamatan

Di salah satu titik pengamatan

Melakukan pengamatan sungai meliputi kecepatan aliran, intensitas sampah, dll.

Melakukan pengamatan sungai meliputi kecepatan aliran, intensitas sampah, dll.

Faktor penyebab pencemaran dapat diakibatkan oleh limbah manusia maupun proses sedimentasi alami. Survey DAS berusaha untuk mejawab permasalahan tersebut,

Faktor penyebab pencemaran dapat diakibatkan oleh limbah manusia maupun proses sedimentasi alami. Survey DAS berusaha untuk mejawab permasalahan tersebut, data yang dikumpulkan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung untuk ditindaklanjuti.

Membangun tempat pembuangan sampah pilahan.

Salah satu pembangunan tempat pembuangan sampah pilahan bersama warga

7

DSCN3651

8

Melakukan pemungutan dam pemilahan sampah bersama warga

Melakukan pemungutan dam pemilahan sampah bersama warga

sampah yang telah dipilah-pilah diangkut ke tempat pembuangan sampah

sampah yang telah dipilah-pilah diangkut ke tempat pembuangan sampah

Salah satu tempat sampah yang telah jadi. Sistem pengelolaan sampah ini untuk selanjutnya akan dikelola oleh IRMas dan diharapkan dapa membantu permasalahan pencemaran air sekaligus membantu ekonomi setempat.

Salah satu tempat sampah yang telah jadi. Sistem pengelolaan sampah ini untuk selanjutnya akan dikelola oleh IRMas dan diharapkan dapa membantu permasalahan pencemaran air sekaligus membantu ekonomi setempat.

Berfoto bersama anak-anak yang membantu kegiatan GeoHumanism di Situ Cisanti. Acara diakhiri di malam hari dengan memasak dan makan bersama :)

Berfoto bersama anak-anak yang membantu kegiatan GeoHumanism di Situ Cisanti. Acara diakhiri di malam hari dengan memasak dan makan bersama :)

 

Geohumanism akan kembali bulan November ini, diharapkan massa GEA untuk lebih antusias lagi terlibat dalam pengmas di hulu Singai Citarum. Terima kasih partisipasinya, semoga kegiatan ini bermanfaat :)

Leave a Reply