Peringati Hari Bumi, GEA gelar GEOHUMANISM Hari Bumi Untuk Citarum

LIPUTAN GEOHUMANISM

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Geohumanism yang berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian mengadakan serangkaian acara yang dimulai dari tanggal 20-22 April 2013. Hari Bumi untuk Citarum yang diadakan oleh Geohumanism ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat Bandung tentang keadaan sungai Citarum saat ini.

Tanggal 21 April 2013 dilaksanakan kegiatan Gowes Bareng Geolog IV yang diikuti oleh anggota IAGL, mahasiswa ITB, dan juga masyarakat umum. Sebelum berangkat acara ini dibuka oleh sambutan dari Pak Samsul, Ketua Hari Bumi 2013, Pak Aryadi dan Pak Budi Brahmantyo, Kaprodi Teknik Geologi. Kegiatan gowes ini dipimpin oleh Mas Feri Bastaman. Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya hidup sehat dengan menggunakan sepeda.

geohum-1

Gowes bareng Geolog bersama Pak Budi Brahmantyo (Kaprodi Geologi ITB) dan Pak Miko (Ahli Batu Mulia)

geohum-4

Peserta gowes yang hadir berasal dari berbagai latar belakang profesi

geohum-2

Beberapa alumni GEA berpartisipasi di Geohumanism Hari Bumi untuk Citarum

Selain itu dilaksanakan juga kegiatan penanaman 1000 pohon di Situ Cisanti, mengingat daerah Situ Cisanti hulu Citarum dan sebagai daerah resapan. Acara ini diikuti oleh seluruh peserta yang berasal dari peserta gowes dan mahasiswa Nymphaea, HMTG GEA, IMG, HMF, dan Perhimagi. Kegiatan penanaman pohon diawali dengan penjelasan singkat tentang DAS Citarum oleh Pak Budi Brahmantyo.

geohum-3

Menuju tempat penanaman 1000 pohon

geohum-5

Penanaman pohon di Situ Cisanti untuk mengurangi run-off Sungai Citarum

geohum-7

Satu dari 1000 pohon yang ditanam di Situ Cisanti

geohum-6

PERHIMAGI juga turut ambil bagian dalam penanaman 1000 pohon

Tidak hanya sampai di situ kegiatan Hari Bumi ini masih berlanjut. Pada hari minggu, 21 April 2013 diadakan pameran Hari Bumi di Car Free Day Dago. Tujuan kegiatan ini untuk memberi informasi kepada masyarakat Bandung umumnya, mengenai permasalahan Citarum dan memaparkan kegiatan Geohumanism tahun ini, yaitu untuk menyelesaikan masalah banjir Bandung Selatan. Kegiatan ini diisi oleh penampilan-penampilan menarik dari himpunan-himpunan mahasiswa yang ada di ITB, antara lain penampilan dari Musang, Nymphaea, Farmakustik, dan GEA yang mengalunkan lagu bertemakan lingkungan. Pengisi stand dari Sekolah Bumi, BIG, KOPHI, IAGI JBB, Nymphaea. Kegiatan dihadiri oleh masyarakat Bandung, mahasiswa dari berbagai universitas, dan lembaga-lembaga yang mengadakan kegiatan di Hari Bumi.

geohum-8

Kampanye ‘Save Citarum’ di CFD Dago 21 April lalu

geohum-9

Pengunjung saat ditanya komentarnya mengenai Citarum

geohum-10

Penulisan harapan untuk Citarum

Sejalan dengan kegiatan Pameran Hari Bumi, di Ciwalengke juga diadakan kegiatan Pengobatan Gratis yang merupakan kolaborasi antara HMTG GEA, HMF, dan HMTL. Dengan bantuan dokter dari kmbr, mereka mengobati penyakit warga di sekitar Ciwalengke. Selain itu dilakukan juga penyuluhan sanitasi kepada masyarakat oleh HMTL. Kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu warga Ciwalengke akan pentingnya sanitasi yang bersih dan juga membantu untuk mengobati penyakit kulit yang lazim terjadi.

Setelah melakukan kegiatan diluar kampus untuk menyadarkan masyarakat tentang keadaan Sungai Citarum, pada tanggal 22 April 2013, di kampus ITB diadakan parade Hari Bumi oleh mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian dan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati untuk memberitahukan pada civitas ITB tentang pentingnya memelihara lingkungan hidup. Parade dilakukan oleh mahasiswa dengan keliling kampus ke setiap zona himpunan dan ditutup dengan orasi oleh semua Ketua Himpunan FITB dan SITH ITB, di intel.

foto: Yudith Yolanda Matindas & Dhika Noor Pradhana

Author | Asri Oktavioni Indraswari


One Response

  1. Malik
    Malik 07/05/2013 at 7:34 am |

    woooow kerennn!!

    nah kaya gini nih bagus

Leave a Reply